INDRAMAYU KECE - SMP Negeri 4 Sindang (Nepasi) membuktikan bahwa institusi pendidikan mampu menjadi motor penggerak pelestarian lingkungan yang berdampak nyata.
Melalui program inovasi pembelajaran berbasis lingkungan hidup, sekolah ini secara konsisten menggelar aksi nyata pelestarian ekosistem pesisir yang kini mendapatkan apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Indramayu, menyusul pengakuan global yang diraih sebelumnya.
Komitmen berkelanjutan ini kembali ditegaskan dalam aksi kolaboratif penanaman ribuan bibit mangrove di kawasan Pantai Karangsong Indramayu. Kegiatan ini diselenggarakan bertepatan dengan momentum Hari Mangrove Sedunia, bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu dan Asosiasi Lembaga Peduli Lingkungan (ALPL).
Kepala SMPN 4 Sindang, Ana Rohdiana menyatakan bahwa aksi turun ke lapangan ini merupakan implementasi nyata dari kurikulum sekolah.
"Kami tidak ingin siswa hanya belajar teori di dalam kelas. Lewat program 'The Adventure in Mangrove Forest', seluruh siswa, termasuk siswa kelas 9, dilibatkan langsung menanam pohon guna membangun benteng alami pesisir sekaligus menanamkan karakter cinta lingkungan sejak dini," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Atas dedikasi yang tak pernah putus ini, Pemkab Indramayu melalui DLH menganugerahkan piagam penghargaan khusus kepada SMPN 4 Sindang. Penghargaan ini melengkapi prestasi prestisius internasional Japan ESD Award yang sebelumnya diraih sekolah dari Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) dan Kementerian Pendidikan Jepang atas keberhasilan mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam mitigasi bencana berbasis sekolah.
Tak hanya soal penghargaan, konsistensi ini juga mendapatkan perhatian dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang datang ke SMPN 4 Sindang untuk melakukan edukasi lanjutan tentang penanaman mangorve. Para mahasiswa secara teknis mengajarkan tata cara penanaman mangrove kepada siswa-siswi SMPN 4 Sindang.
Sinergi yang kuat antara inovasi edukasi SMPN 4 Sindang, dukungan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta apresiasi dari Bupati Indramayu menegaskan posisi Indramayu sebagai daerah yang berkomitmen melahirkan generasi muda peduli bumi. (Aa Deni)




