INDRAMAYU KECE - Kabar membanggakan berembus dari dunia pendidikan Kabupaten Indramayu. Ana Rohdiana, M.Pd., Kepala UPTD SMPN 4 Sindang, sukses mengukir prestasi gemilang dengan terpilih sebagai salah satu delegasi yang mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi The 17th Annual International Symposium of Foreign Language Learning (AISOFOLL).
AISOFOLL ke-17 sendiri merupakan panggung internasional yang mempertemukan para pakar dan praktisi pendidikan dari 11 negara. Di forum ini, mereka berkumpul untuk membedah perkembangan, tantangan, hingga inovasi terbaru dalam pembelajaran bahasa asing di kawasan Asia Tenggara.
Bagi Ana dan keluarga besar SMPN 4 Sindang, pencapaian ini bukan sekadar angka atau deretan piagam. Keberhasilan ini adalah bukti nyata bahwa pendidik dari daerah memiliki taji dan peluang yang sama untuk bersuara di forum global, berbagi pengalaman, sekaligus menyerap ilmu baru.
"Ini adalah kesempatan strategis untuk memperkaya perspektif kami, tujuan akhirnya yang pasti adalah kemajuan pendidikan di Kabupaten Indamayu," ungkap Ana kepada Indramayu Kece.
Lewat pertukaran gagasan lintas negara tersebut, Ana diharapkan mampu membawa pulang formula segar mulai dari metode pembelajaran baru hingga strategi peningkatan kompetensi guru yang bisa langsung diterapkan di sekolah.
Langkah Ana ke panggung dunia ini bak angin segar bagi iklim pendidikan di Indramayu. Peristiwa ini menjadi momentum penting bagi para guru lokal untuk memperluas jejaring profesional dan menyerap best practices yang relevan dengan kebutuhan generasi masa kini.
Lebih dari itu, prestasi Ana Rohdiana mengirimkan pesan kuat kepada kita semua: kualitas pendidikan tidak melulu lahir dari megahnya ruang kelas kota besar. Kualitas itu lahir dari ruang-ruang kelas di mana gurunya punya keberanian untuk terus belajar, beradaptasi, dan mengambil peran dalam percakapan pendidikan tingkat dunia. Kini, dari SMPN 4 Sindang, asa itu dinyalakan agar guru-guru daerah lain berani melangkah lebih jauh. (Daniswara)





